Stefani Gifta Ganda's Blog

Kamis, 08 Juli 2021

Arti Lagu: "enough for you" - Olivia Rodrigo

Sekarang, siapa yang ngga kenal Olivia Rodrigo? Sejak "drivers license", Liv jadi salah satu wanita termuda dan tersukses, bahkan mengalahkan Ariana Grande dan Taylor Swift. Dan umurnya masih 18. Bikin aku yang dua tahun lebih muda jadi insecure dan iri:,)

Olivia Rodrigo dengan background ungu dari cover album "SOUR"
Aku suka cover album "SOUR"-nya.
Warna ungunya itu, lo, cantiiik banget. Ngga
kalah cantiknya, ada Liv dengan wajah dipenuhi stiker.

"enough for you" mungkin adalah lagu favoritku dari album debut Liv, "SOUR". Dulu aku suka banget sama "drivers license" sebelum albumnya rilis, tapi sekarang bosen dan lebih sering dengerin "enough for you".

"enough for you" adalah lagu yang, menurutku ... murni, atau raw. Lagu ini menurutku juga autentik, terus straightforward, emosional, dramatis, poetic ... Pokoknya, ballad banget. Apalagi, warna suaranya Liv cocok banget buat lagu kayak gini. Btw, lagu ini juga Liv tulis sepenuhnya sendiri, lo. Keren banget, kan?

enough for you
cukup bagimu

[Verse 1]
[Bait 1]
I wore make-up when we dated
Aku berdandan saat kita kencan
'cause I thought you'd like me more
karena kukira kamu akan lebih menyukaiku
if I looked like the other prom queens
kalau aku mirip ratu-ratu acara prom
I know that you loved before
yang aku tahu pernah kamu sayangi dulu
Tried so hard to be everything that you like
(Aku) Berusaha sangat keras untuk menjadi sosok yang kau sukai
just for you to say you're not the compliment type
hanya untuk mendengarmu berkata bahwa kamu bukan tipe pemuji

(Dalam bait pertama ini, Liv mungkin ingin mengatakan kalau ia selalu berusaha menampilkan versi terbaik dari dirinya buat cowo ini. Tujuan Liv adalah supaya si cowo ngga ilfeel sama dia. Sayangnya, si cowo ngga memperhatikan dan seakan-akan ngga menghargai usaha Liv.)

[Verse 2]
[Bait 2]
And I knew how you took your coffee
Aku tahu bagaimana kamu meminum kopimu
And your favourite songs by heart
Dan (tahu) lagu favoritmu di luar kepala
I read all of your self-help books so you'd think that I was smart
Aku baca semua buku pertolongan-diri milikmu agar kamu mengira aku pintar
Stupid, emotional, obsessive little me
Aku (yang) kecil yang bodoh, emosional, terobsesi
I knew from the start this is exactly how you'd leave
Aku tahu dari awal kalau beginilah kamu akan meninggalkanku

(Setelah menjelaskan bagaimana ia ingin selalu tampil cantik, Liv menjelaskan kalau dia benar-benar memahami gebetannya itu. Liv sampai hapal detail-detail kecil, seperti kopi kesukaan cowonya, lagu favoritnya, bahkan buku-buku yang dibaca cowonya buat memperbaiki diri.

Namun, Liv mengaku bahwa semua itu karena ia tidak dewasa, karena ia terobsesi, terlalu baperan, dan terlalu bodoh. Di lubuk hatinya yang terdalam, Liv sebenarnya sudah bisa menebak dari awal bagaimana pacarnya bakal ninggalin dia.)

[Chorus]
You found someone more exciting
Kamu menemukan perempuan yang lebih asyik/menarik
the next second you were gone
dengan cepat setelah kamu pergi 
And you left me there cryin', wonderin' what I did wrong
Dan kamu meninggalkanku menangis, bertanya-tanya apa kesalahanku
And you always say I'm never satisfied
Dan kamu selalu berkata kalau aku tak pernah puas
but I don't think that's true
tapi menurutku itu salah
'Cause all I ever wanted was to be enough for you
Karena yang kuinginkan selama ini hanya menjadi cukup bagimu
Yeah all I ever wanted was to be enough for you
Yang kuinginkan selama ini hanya menjadi cukup bagimu

(Setelah putus, Liv bersedih dan mencari tahu letak kesalahannya, sedangkan mantannya sudah bareng cewe lain. Terus, flashback, mantannya itu dulu selalu bilang kalau Liv selalu mau lebih dan lebih, ngga pernah puas gitu. Padahal, Liv cuma pengen jadi cukup--ngga kurang, ngga lebih--buat ... tahu, lah, siapa.)

[Verse 3]
[Bait 3]
And maybe I'm just not as interesting as the girls you had before
Dan mungkin aku memang hanya tidak lebih menarik dari cewe-cewemu dulu
But God, you couldn't have cared less about
Tapi, ya Tuhan, kamu tidak mungkin lebih tidak peduli terhadap
someone who loved you more
seseorang yang lebih mencintaimu
I'd say you broke my heart
Aku akan bilang, kamu menghancurkan hatiku
but you broke much more than that
tapi (sebenarnya) kamu menghancurkan lebih dari itu
Now, I don't want your sympathy
Sekarang aku tidak ingin simpatimu
I just want myself back
Aku hanya ingin diriku dikembalikan
Before
Sebelum ...

(Gampangnya, di bait ketiga ini Liv kecewa sekaligus marah. Kalau bait ini dijadikan prosa, barangkali Liv akan bilang: Mungkin aku memang tidak cukup bagimu--not enough for you--karena aku lebih membosankan daripada pacar-pacarmu yang sebelumnya. Namun, aku lebih mencintaimu dibanding mereka! Sulit dipercaya! Kenapa kamu tidak bisa lebih peduli pada diriku yang lebih menyayangimu? Kamu tidak hanya menghancurkan hatiku, tapi juga seluruh diriku. Kalau kamu ingin melakukan sesuatu untukku, jangan beri rasa kasihanmu, tetapi kembalikan diriku yang lama.)

[Chorus]
you found someone more exciting
kamu menemukan cewe yang lebih asyik/menarik
the next second you were gone
dengan cepat setelah kamu pergi 
And you left me there cryin', wonderin' what I did wrong
Dan kamu meninggalkanku menangis, bertanya-tanya apa kesalahanku
And you always say I'm never satisfied
Dan kamu selalu berkata kalau aku tak pernah puas
but I don't think that's true
tapi menurutku itu salah
'Cause all I ever wanted was to be enough for you
Karena yang kuinginkan selama ini hanya menjadi cukup bagimu

[Bridge]
Don't you think I loved you too much
Tidakkah kau pikir aku terlalu mencintaimu
to be used and discarded?
untuk kau manfaatkan lalu kau buang?
Don't you think I loved you too much
Tidakkah kau pikir aku terlalu mencintaimu
to think I deserve nothing?
untuk berpikir bahwa aku tak pantas mendapatkan apapun
But don't tell me you're sorry, boy
Tapi jangan bilang kalau kamu kasihan padaku
Feel sorry for yourself
Kasihani dirimu sendiri
'Cause someday, I'll be everything to somebody else
Karena suatu hati nanti aku akan menjadi segalanya untuk orang lain

(Aku tidak yakin, tapi maksudnya mungkin begini: Liv sangat cinta sehingga dia berharap akan diperlakukan lebih baik, dan berharap mendapat sesuatu yang lebih baik. Namun, yang dia dapat justru rasa sakit dan kenyataan kalau dia ditinggal begitu saja.

Dalam dua kalimat "But don't tell me you're sorry, boy. Feel sorry for yourself." itu, menurutku, sorry di sini punya satu arti doang, yaitu mengasihani atau bersimpati. Tapi, bisa juga sorry di kalimat pertama maksudnya minta maaf. Cuma, "bersimpati" lebih cocok karena lebih pas dengan bait ketiga. Terus, kenapa si cowo harus kasihan sama dirinya sendiri? Karena Liv will "be everything to somebody else"--Liv bakal nemu orang lain yang menganggap Liv itu cukup, yang akan menganggap Liv segalanya bagi orang itu.)

[Outro]
And they'll think that I'm so exciting
Dan ia akan berpikir kalau aku asyik/menarik
And you'll be the one who's cryin'
Dan kamu yang nanti akan menangis
Yeah, you always say I'm never satisfied
Ya, kamu selalu berkata kalau aku tak pernah puas
but I don't think that's true
tapi menurutku itu salah
You say I'm never satisfied
Kamu berkata kalau aku tak pernah puas
but that's not me, it's you
tapi itu bukan aku, itu kamu (yang tak pernah puas)
'Cause all I ever wanted was to be enough
Karena yang kuinginkan selama ini hanya menjadi cukup bagimu
but I don't think anything could ever be enough
tapi sepertinya apapun tidak akan pernah cukup
for you
bagimu
Enough for you
Cukup bagimu
No, nothing's enough for you
Tidak, tidak ada yang cukup bagimu

(Nahh, akhirnya sampai di outro, yang menurutku penutup yang sangaaatt ... menutup. Seakan semua curahan di verse dan chorus dirapikan dan disatukan di sini.

Pada bagian ini, they merujuk ke seseorang yang ada di bagian bridge--seseorang yang akan menganggap bahwa Liv segalanya. Penggunaan exciting dan cryin' merujuk ke chorus di mana cowonya menemukan cewe yang lebih exciting atau asyik/menarik, dan Liv cryin' atau menangis. Di outro ini dibalik--Liv yang bakal jadi exciting untuk orang lain dan cowonya cryin' melihat itu.

Lalu Liv juga bilang kalau cowonya salah. Cowonya bilang kalau Liv ngga pernah puas, padahal yang ngga puas itu si cowo sendiri. Karena Liv sekadar pengen jadi cukup.)


Kalian bisa dengerin sambil nyanyi "enough for you" lewat lyric video-nya atau live-nya. Dijamin ketagihan, deh. Apalagi kalau kalian suka lagu-lagu ballad yang sad dan strong, gitu. Kalau mau bikin coverchord-nya G-Em-C

Jadi, selamat menikmati lagunya, dan makasih udah baca!

There are 3 komentar.

  1. dengerin lagunya oliv jadi ikutan galau ga sih T_T

    BalasHapus
  2. aku suka yang happier sih!!
    i hope you happy but dont be happier :,)

    BalasHapus